Sunday, January 20, 2013

Lirik Lagu Sammy Simorangkir – Dia

G C
Dia hanya dia di duniaku
G C
Dia hanya dia di mataku
Am D
Dunia terasa telah menghilang
Am D
Tanpa ada dia di hidupku

G C
Sungguh sebuah tanya yang terindah
G C
Bagaimana dia merengkuh sadarku
Am D
Tak perlu ku bermimpi yang indah
Am D
Karena ada dia di hidupku

Chorus:
G
Ku ingin dia yang sempurna
Em
Untuk diriku yang biasa
Am C
Ku ingin hatinya ku ingin cintanya
Am D
Ku ingin semua yang ada pada dirinya

G
Ku hanya manusia biasa
Em
Tuhan bantu ku tuk berubah
Am C
Tuk miliki dia, tuk bahagiakannya
Am D
Tuk menjadi seorang yang sempurna untuk dia

C G D/F# Em
Am C D

overtone:
A
Ku ingin dia yang sempurna
F#m
Untuk diriku yang biasa
Bm D
Ku ingin hatinya ku ingin cintanya
Bm E
Ku ingin semua yang ada pada dirinya

A
Ku hanya manusia biasa
F#m
Tuhan bantu ku tuk berubah
Bm D
Tuk miliki dia tuk bahagiakannya
Bm E
Tuk menjadi seorang yang sempurna
A
untuk dia

Thursday, January 17, 2013

Cara Mendapatkan Ide untuk Menulis ala Penulis Terkenal


MENDAPATKAN ide untuk menulis masih menjadi pekerjaan rumah bagi banyak orang. Banyak orang yang ingin menulis, namun sukar menemukan ide dan perspektif yang baru, dan akhirnya terbengong-bengong di depan komputer.
Ada beragam cara yang dilakukan untuk mendapatkan ide, atau untuk bisa mengalirkan ide dengan enak. Ada yang bisa lancar menulis jika merokok. Ada yang mendapat ide berlimpah ketika menulis sambil mendengar lagu. Ada yang bisa nulis setelah selesai gituan (ehm ehm), ada yang dapat ide nulis setelah diomeli istri atau pacar, dan banyak lagi
Namun tahukah Anda ada beberapa ritual atau kebiasaan yang tergolong aneh yang dilakukan sejumlah penulis dan blogger terkenal sebelum menulis? Ini beberapa di antaranya. Kali aja bisa menjadi wahana inspirasi bagi Anda, hehehe
1. Tanpa busana
Ehem. Ternyata ada lho penulis yang bisa menulis enak jika melakukannya tanpa busana. Setidaknya itu yang biasa dilakukan penulis John Cheever. Peraih Pulitzer Prize ini biasa menulis hanya dengan pakaian dalam.
Versi yang sedikit berbeda dilakukan penulis dan jurnalis Adam Skolnick, yang biasa menulis hanya mengenakan kain sarung.
Tertarik menjajal ritual ini? Bisa saja. Namun ritual ini kayaknya hanya bisa dilakukan jika Anda berada sendirian di rumah, hehehe. Juga, sebaiknya tidak dilakukan di musim hujan. Bisa-bisa Anda justru terserang flu

2. Sengaja tersesat

Jika tak punya ide untuk menulis, pengarang terkenal Charles Dickens dan Henry Miller punya cara unik. Mereka akan berjalan-jalan atau bersepeda di kawasan asing dan sengaja membiarkan diri tersesat. Ternyata, dari sisi psikologi, teknik seperti ini ampuh untuk memancing kreativitas.

3. Menulis dengan gaya horisontal

Biasanya orang menulis (atau mengetik) sambil duduk. Namun ada beberapa penulis, sepertiMark Twain, Edith Wharton, Winston Churchill dan Marcel Proust biasa menulis dengan posisi horisontal, yakni berbaring di tempat tidur. Dengan berbaring, rupanya ide dan kreativitas bisa terpacu. Asal jangan sampai keterusan dan tertidur beneran ya? Hehehe

4. Berdiri

Selain berbaring, ada juga ritual menulis yang tergolong ekstrim. Yakni berdiri. Menulis sambil berdiri. Ini yang biasa dilakukanErnest Hemingway dan Albert Camus. Selain lebih produktif, menulis sambil berdiri ternyata sangat bagus untuk kesehatan punggung.

Tentu saja, di jamannya, baik Hemingway dan Camus biasa menulis pada buku atau kertas, tidak seperti rata-rata penulis sekarang yang menulis pada komputer. Tapi tak ada salahnya untuk dicoba juga ya?

5. Pancing dengan miras

Jika empat ritual di atas tak berbuahkan hasil, yang kelima ini bisa dicoba. Yakni menenggak minuman keras (miras). Ini yang biasa dilakukan penulis terkenal David Ogilvy. Sebelum menulis Ogilvy biasa menenggak setengah botol rum.

Tentu, ritual ini ada konsekuensinya. Usai menulis, Ogilvy biasanya harus mengedit tulisannya 4 hingga 5 kali sebelum dipublikasi, hehehe

Aku pernah mencoba menulis dengan teknik ini. Hasilnya sih lumayan. Tulisan yang maunya berisi tips ngeblog tiba-tiba endingnya menjadi cerita pendek bergenre erotis. Nah lho!!!

***

Bagaimana dengan Anda? Ritual seperti apa yang biasa dilakukan untuk mendapatkan mood yang enak untuk menulis?

Friday, December 21, 2012

Ibuku sayang Amirah gak yah? (dalam rangka hari Ibu 22 Desember 2002)



Kenapa ibuku selalu memarahiku? Padahal aku ini katanya cantik, pintar anak bungsu lagi, aku merasa ibu lebih menyayangi kakak ku Hanif, apa karena dia laki-laki dan mirip almarhum ayahku? Padahal aku mestinya menggugat ibuku untuk lebih menyayangiku, karena aku dari kecil dititipin di tanteku, dan baru 2 tahun lalu aku baru bersama ibuku,  sementara kakakku dilimpahi kasih sayang sejak dia lahir dan tidak pernah terpisah dari ibuku.
Aku memang selalu menanyakan kasih sayang ibuku untukku, karena foto-foto kebersamaannku dengan ibuku dan ayahku sangat kurang, Cuma satu, sementara kakakku Hanif sepertinya setiap tahap perkembangannya semua didokumentasikan belum lagi foto-foto jalan-jalan mereka, ke pantai, ke gunung dan ke acara-acara keluarga ..huh aku cemburu dibakar cemburu. Kata ibuku, jangan nilai perhatian dan kasih sayang hanya dari situ, dan pada saat aku bayi dan lagi lucu-lucunya  ibuku sibuk mengurusi ayahku yang sakit, makanya kau jarang difoto.
Ibuku memang sering menciumiku, memelukku khususnya jika aku minta, tapi perlakuan itu bagiku tidak cukup dibanding marah-marahnya mulai dari aku bangun yang suka telat sehingga menyebabkan beliau terlambat ke kantor,  dan gajinya dipotong, sampai aku menuju tidur yang suka begadang, yang katanya  mengganggu jadwal tidurnya.
Kemarahan ibuku kadang tidak terkendali jika aku meminta dibelikan ini dan dibelikan itu, atau mau jalan ke toko buku Agung, gramedia beli buku, spidol buku, pinsil, rautan… “aduh amiraahhh masa tiap minggu beli spidol sama pinsil sih, kamu apakan itu barang2 kah, dijaga dong…ibu beli itu pake uaang… “ teriak ibuku
Tapi kalau kakakku Hanif yang minta dibelikan, jarang pake marah…akupun protes.
“karena kakakmu dia beli memang yang dia butuhkan…” kata ibuku
Apa bedanya? Kan aku juga butuh…Ahhhh ibuku, padahal aku ingin lebih disayang ibuku seperti aku sayang padanya, aku selalu memberikan dia pujian, mengatakan padanya ibu cantik, meghujaninya kata-kata I love you, gambar-gambar diriku dan gambarnya yang kubuat secantik mungkin, yang kadang  kuselipkan di dompetnya, atau kutuliskan di buku2 notesnya, atau ku sms titip di hp kakakku.
Tapi kadang ibuku tidak melihatnya, atau pura-pura membacanya, dan mengucapkan terima kasih. Aku sedih kalau mengingat itu semua
Sampai suatu hari, kemarahannya yang meledak nyaris saja membuat beliau menyesal seumur hidupnya.
Saat itu tanggal 11 nopember pas hari minggu, kakakku dan kakak Yus sepupuku udah duluan bangun dan kerja bakti. Aku yang memang suka terlambat bangun, hari itu lagi-lagi terlambat bangun.  Biar dibilang ikut kerja bakti begitu bangun langsung aku ambil selang dan menyiram bunga, karena merasa sudah membantu aku nagih sama ibuku, untuk dibelikan buku cetak, jadi aku minta diantar ke gramedia, kalau  tidak ada di gramedia di Ramayana, kalau tidak ada harus diantar ke agung, mendengar berondongan permintaanku yang membuat beliau seperti tidak bernafas diapun tidak sengaja menjatuhkan pisau yang hampir saja melayang ke aku, dan mengenai dadaku.. rasa perih karena goresn pisau itu sepertinya tidak berarti dibanding luka goresan sakit di hatiku…oh ibuku, Tuhan masih menyayangi melindungi aku dan ibuku sehingga tidak terjadi apa-apa. 
Ibuku langsung memelukku dan menggendongku dan menangis meraung-raung penuh penyesalan minta maaf padaku dan pada Allah Yang Maha Pencipta yang telah menitipkan aku pada ibuku.
Berhari-hari dan setiap saat khususnya saat tengah malam ibuku menangis sholat taubat, dan memelukku sepertinya tidak akan melepasku. Melihat penyesalan yang begitu dalam aku melukis ibuku secantik mungkin dan menempelnya di kulkas.
Memang setelah kejadian itu, ibuku jarang marah padaku meski masih tetap marah. Meski aku masih selalu membuatnya terlambat ke kantor karena ulahku yang selalu telat bangun.
Tadi malam sekitar jam 2 malam, samar-samar diantara nyenyak tidurku aku melihat ibuku bercucuran air mata sambil membelaiku menciumiku dan berjanji akan lebih sayang sama aku dan tidak akan memarahiku..apapun ulahku…
Diantara tidur nyenyak dan alam mimpiku, aku juga berjanji tidak akan membuat ibuku marah, aku akan menuruti apa kata-katanya, lebih rajin sholat lebih rajin berdoa untuknya dan untuk almarhum ayahku dan…tidak lagi bangun terlambat…I love You Mom.

By Andri Amirah Sultanadaku

Wednesday, April 28, 2010

Seragam Berkualitas

Seiring berjalannya waktu..kehidupan harus terus berjalan meskipun suami tercinta Sultanadaku telah dipanggil menghadap sang khalik 20 Agustus 2008..yah memang kapal harus terus berjalan dengan mengambil alih kendali nahkoda...sambil masih terus bekerja di Radio..aku harus lebih kreatif memikirkan hidup dan menjalankan kapal kehidupanku bersama anak2ku...
sekarang berkerja sama dengan teman teman terbaik yang terus mendukung dan memberi motivasi ..aku punya bisnis baru lagi yaitu membuat seragam TK, SD maupun SMP dan SMA..selain itu aku juga menerima pesanan kaos dan jaket yang semuanya di produksi di Bandung.meski demikian kualitas terjamin dan murah ...bisa menghubungi 087841891145

Wednesday, August 19, 2009

seprei



Bisa Pesan warna bisa pilih kecuali motif pesan di 0811445735 or 0411 2355735

seprei n distro


Bisa pesan sprei dengan jahitan yang ekslusif dan kreatif

Tuesday, August 18, 2009

Bisnis Baru Emmy Sultanadaku



Semakin banyaknya produk Distro yang kreatif dan trendy..salah satu produk baru yang muncul, mencoba merambah pasar anak muda yaitu Make It Izzy..untuk merek memang terbilang muda, tapi dari segi kualitas dan model tetap menjadi utama.

Make It Izzy diproduksi di Bandung Oleh anak-anak muda kreatif..warna-warna ceria yang digemari saat ini..dan model gambar full print yang trend.

Akan Diproduksi lagi Sweater, kaos Polo, Tas laptop, topi, dll